Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Inklusi Keuangan dan Penggunaan Teknologi Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan, dengan Budaya Masyarakat sebagai variabel mediasi pada mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan metode Partial Least Square (PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data diperoleh dari 215 responden yang dipilih secara purposive. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) Inklusi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengelolaan Keuangan; (2) Inklusi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Budaya Masyarakat; (3) Penggunaan Teknologi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengelolaan Keuangan; (4) Penggunaan Teknologi Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Budaya Masyarakat; dan (5) Budaya Masyarakat berperan sebagai mediator signifikan dalam hubungan Inklusi Keuangan dan Penggunaan Teknologi Keuangan terhadap Pengelolaan Keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas pengelolaan keuangan mahasiswi tidak hanya ditentukan oleh tingkat akses dan pemanfaatan teknologi, tetapi juga oleh norma dan praktik budaya keuangan yang terbentuk. Peningkatan literasi dan inklusi keuangan serta penguatan budaya pengelolaan keuangan yang positif diperlukan untuk mendorong perilaku keuangan yang sehat di kalangan mahasiswa.
Copyrights © 2025