Penelitian ini menyintesis literatur mengenai penerapan prinsip materialitas dan keterlibatan pemangku kepentingan dalam pelaporan keberlanjutan berbasis GRI. Melalui literature review naratif terhadap publikasi 2014–2024, studi ini menelaah definisi dan implementasi materialitas, bentuk serta kualitas stakeholder engagement, dan faktor kontekstual yang memengaruhi keduanya. Temuan menunjukkan bahwa materialitas berperan sebagai filter isu keberlanjutan yang paling signifikan, namun prosesnya kerap dipengaruhi subjektivitas dan minim transparansi. Keterlibatan stakeholder juga bervariasi dari simbolik hingga kolaboratif. Selain itu, sektor industri, ukuran perusahaan, tata kelola, dan tekanan institusional terbukti memengaruhi praktik materialitas dan engagement. Tinjauan ini menegaskan pentingnya integrasi teori stakeholder dan legitimasi untuk memahami motivasi pelaporan serta perlunya peningkatan kualitas engagement dan transparansi materialitas guna memperkuat kredibilitas laporan keberlanjutan.
Copyrights © 2025