Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan National Logistic Ecosystem (NLE) di Terminal Kargo Bandar Udara Internasional Kualanamu dalam meningkatkan daya saing logistik nasional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode IPA (Importance Performance Analysis). Populasi penelitian ini adalah seluruh pelaku/logistic stakeholders yang terlibat langsung dalam operasional dan pemanfaatan Terminal Kargo Bandar Udara Internasional Kualanamu terkait implementasi kebijakan National Logistic Ecosystem (NLE) sebanyak 218 orang. Metode Sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah probability sampling dengan menggunakan rumus Slovin maka sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 141 orang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji instrumen (validitas dan reabilitas), analisis statistik deskriptif dan IPA (Importance Performance Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kuadran I terdapat 12 atribut yang harus ditangani/ditingkatkan, pada kuadran II memiliki 3 atribut yang berarti kinerjanya harus di pertahankan. Sedangkan kuadran III memililki 2 atribut yang berarti dapat ditangani jangka panjang. Dan pada kuadran IV memiliki 13 atribut yang berarti berlebihan kinerjanya dan tidak menjadi prioritas utama.
Copyrights © 2025