Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kepatuhan internal dan budaya kerja terhadap kinerja pegawai dengan Model Tiga Pilar, studi kasus pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang berfokus pada pemahaman mendalam fenomena sosial melalui data non-numerik seperti wawancara dan FGD. Peneliti berperan sebagai instrumen utama untuk menggali konteks alami dan menafsirkan data secara holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unit Kepatuhan Internal memastikan aktivitas pegawai sesuai standar, regulasi, dan nilai integritas, sehingga proses kerja lebih terukur dan minim pelanggaran. Dalam Model Tiga Pilar, kepatuhan berada pada pilar kedua dan ketiga untuk mengawasi risiko dan menyelaraskan tugas dengan tujuan organisasi. Sementara itu, budaya kerja positif, seperti disiplin, kolaborasi, dan inovasi, memengaruhi pola pikir pegawai serta mendukung pilar pertama (operasional). Integrasi keduanya membentuk sistem kerja yang patuh secara formal dan moral, sehingga meningkatkan kinerja pegawai secara kualitas, kuantitas, dan keberlanjutan.
Copyrights © 2025