Seiring dengan evolusi teknologi finansial, adopsi QRIS oleh masyarakat telah mengubah pola transaksi. Oleh karena itu, kajian dirancang guna menelaah seberapa jauh persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan QRIS mempengaruhi minat adopsi di kalangan Generasi Y Indonesia, dengan menguji kedudukan literasi keuangan sebagai variabel moderasi. Studi melibatkan 140 pengguna QRIS dari Generasi Y sebagai responden, dengan data dikumpulkan melalui kuesioner survei dalam kerangka pendekatan kuantitatif. Pengujian hipotesis dijalankan mengaplikasikan teknik PLS melalui aplikasi SmartPLS 4.0. Temuan menginformasikan adanya korelasi positif dan signifikan antara persepsi kegunaan dan literasi keuangan terhadap minat penggunaan QRIS. Berbeda dengan temuan tersebut, kemudahan penggunaan ditemukan tidak berkorelasi signifikan. Lebih lanjut, literasi keuangan berfungsi sebagai moderator signifikan hanya pada keterkaitan kemudahan penggunaan dengan minat, namun tidak pada keterkaitan persepsi kegunaan dengan minat. Kajian ini menawarkan kontribusi teoritis untuk pengembangan model TAM dan rekomendasi praktis bagi penyedia layanan pembayaran digital agar mengintensifkan adopsi QRIS.
Copyrights © 2025