Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia (SDM), partisipasi pemakai, dan sistem pengendalian intern terhadap akuntabilitas pengelolaan aset tetap daerah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya akuntabilitas pengelolaan aset tetap di lingkungan pemerintah daerah, yang ditandai dengan lemahnya pencatatan, kurangnya pengawasan, dan rendahnya keterlibatan pengguna aset. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai pada Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap akuntabilitas. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih ditemukannya kelemahan dalam pengelolaan aset tetap daerah, seperti pencatatan yang belum akurat, kurangnya pelaporan atas kondisi aset, serta lemahnya pengawasan internal. Selain itu, kompetensi aparatur dalam mengelola aset sering kali belum memadai, dan partisipasi pemakai dalam menjaga serta memanfaatkan aset daerah masih rendah. Kondisi ini berpotensi menurunkan tingkat akuntabilitas pengelolaan aset tetap yang berdampak pada kualitas laporan keuangan pemerintah daerah dan efektivitas pelayanan publik. Oleh karena itu, diperlukan kajian empiris untuk mengetahui sejauh mana faktor-faktor tersebut memengaruhi akuntabilitas pengelolaan aset tetap daerah.
Copyrights © 2025