Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalurahan Trimurti, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, dipengaruhi oleh literasi keuangan, literasi digital, dan akses literasi keuangan. UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun banyak pelaku usaha belum mencapai potensi penuh mereka karena hambatan dalam mengakses layanan keuangan formal, penggunaan teknologi digital, dan literasi keuangan. Sebanyak 60 pelaku UMKM diwawancarai sebagai bagian dari metodologi kuantitatif studi ini. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data, dan uji validitas, reliabilitas, serta asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan linearitas) serta regresi linier berganda dan uji t parsial digunakan untuk menguji hipotesis. Versi 30 SPSS digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja UMKM dipengaruhi secara negatif secara signifikan oleh literasi akses keuangan, tetapi secara positif dan signifikan oleh literasi digital dan literasi keuangan. Hasil ini menyoroti betapa krusialnya kemampuan manajemen dan keahlian teknologi bagi kemampuan pelaku UMKM untuk bersaing dan beradaptasi di era digital.
Copyrights © 2025