Tingginya tingkat turnover intention menjadi tantangan serius bagi perusahaan dalam mempertahankan tenaga kerja yang kompeten dan berpengalaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work Life Balance, Job Insecurity, dan Pengembangan Karir terhadap Turnover Intention dengan Employee Engagement sebagai variabel mediasi pada karyawan PT Indo Sarana Prakarsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 140 responden. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Work Life Balance, Job Insecurity, dan Pengembangan Karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Engagement (2) Work Life Balance, Job Insecurity, Pengembangan Karir, dan Employee Engagement berpengaruh positif signifikan terhadap Turnover Intention (3) Uji mediasi menunjukkan bahwa Employee Engagement memediasi secara parsial pengaruh Work Life Balance dan Pengembangan Karir terhadap Turnover Intention, namun tidak memediasi pengaruh Job Insecurity terhadap Turnover Intention (4) Nilai koefisien determinan (R2) konstruk Employee Engagement sebesar 0,568, menunjukkan bahwa pengaruh konstruk Work Life Balance, Job Insecurity dan Pengembangan Kuesioner sebesar 56,8% (5) Nilai koefisien determinan (R2) konstruk Turnover Intention sebesar 0,570, menunjukkan bahwa pengaruh Work Life Balance, Job Insecuirty dan Pegembangan Karir terhadap Turnover Intention sebesar 57%.
Copyrights © 2026