Penelitian ini mengkaji pentingnya pembinaan dan pendampingan dalam meningkatkan pemberdayaan petani padi di Kabupaten Trenggalek. Latar belakang penelitian ini adalah berbagai tantangan yang dihadapi petani, seperti keterbatasan pengetahuan, rendahnya produktivitas, dan minimnya akses terhadap teknologi pertanian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan signifikan kemampuan petani sebelum dan sesudah menerima pembinaan dan pendampingan secara terstruktur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif lapangan melalui wawancara dengan petani padi dan penyuluh pertanian sebagai sumber data utama. Analisis data dilakukan secara induktif menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan positif yang signifikan pada keterampilan, praktik budidaya, dan kemampuan pengambilan keputusan petani setelah mengikuti program pembinaan. Petani menjadi lebih kompeten secara teknis, mampu mengelola lahan dengan lebih baik, serta meningkatkan kerja sama dalam kelompok tani. Penelitian menyimpulkan bahwa pembinaan dan pendampingan berkelanjutan sangat penting untuk memperkuat pemberdayaan petani, meningkatkan produktivitas, dan mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di Kabupaten Trenggalek
Copyrights © 2026