Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara penerapan Green Corporate Governance (GCG) dan pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan nilai perusahaan pada sektor transportasi dan logistik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Fokus pada sektor ini dipilih karena masih terbatasnya kajian empiris yang secara spesifik membahas praktik tata kelola hijau dan tanggung jawab sosial pada industri transportasi dan logistik di Indonesia, serta adanya perbedaan hasil temuan pada penelitian sebelumnya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pemanfaatan data sekunder, sementara pemilihan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa praktik GCG dan pengungkapan CSR tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan, baik secara individual maupun secara bersama-sama. Kemampuan kedua variabel tersebut dalam menjelaskan variasi nilai perusahaan juga tergolong rendah, yaitu sebesar 3,1%. Temuan ini mengindikasikan bahwa nilai perusahaan di sektor transportasi dan logistik masih lebih dipengaruhi oleh faktor lain di luar aspek tata kelola hijau dan tanggung jawab sosial.
Copyrights © 2026