Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan perusahaan-perusahaan yang tergolong dalam sektor consumer cyclical selama masa pandemi COVID-19 (tahun 2020-2021) dan periode setelah pandemi (tahun 2022-2023). Sektor consumer cyclical dipilih karena sifatnya yang sangat sensitif terhadap kondisi ekonomi makro dan daya beli konsumen, sehingga terdampak signifikan oleh krisis global akibat pandemi. Analisis dilakukan dengan menggunakan rasio keuangan utama seperti rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas, rasio profitabilitas, rasio pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis komparatif kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, yang didukung oleh data sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan dalam sektor ini mengalami penurunan signifikan dalam kinerja keuangan selama pandemi, namun menunjukkan tren pemulihan pada periode pasca-pandemi, meskipun tidak semua indikator kembali ke tingkat pra-pandemi. Temuan ini memberikan gambaran tentang resiliensi dan adaptasi sektor consumer cyclical terhadap tekanan ekonomi global serta pentingnya strategi bisnis yang adaptif dalam menghadapi ketidakpastian.
Copyrights © 2026