Studi ini diinisiasi guna menginvestigasi dampak pengungkapan media, kinerja lingkungan, serta kepemilikan institusional pada pengungkapan corporate social responsibility (CSR). Riset ini mengadopsi pendekatan kuantitatif via teknik regresi linear berganda terhadap emiten pertambangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dalam rentang waktu 2020–2024. Temuan analisis mengindikasikan bahwa Pengungkapan Media, Kinerja Lingkungan, dan Kepemilikan Institusional memiliki impak positif yang signifikan atas pengungkapan CSR. Hasil tersebut menyokong postulat teori pemangku kepentingan maupun legitimasi, di mana ketiga variabel mendorong transparansi CSR, dan secara praktis, perusahaan perlu meningkatkan kinerja lingkungan dan pelaporan CSR, sementara regulator perlu mempertegas standar dan pengawasan. Penelitian ini juga menghadirkan kebaruan dengan mengaplikasikan size perusahaan serta leverage selaku faktor pengendali sehingga menghasilkan bukti empiris terbaru.
Copyrights © 2026