Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keandalan akrual, tingkat utang, dan ukuran perusahaan terhadap persistensi laba pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data penelitian berupa data panel yang bersumber dari laporan keuangan tahunan 113 perusahaan populasi, dengan teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda melalui model Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, keandalan akrual dan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap persistensi laba. Sementara itu, tingkat utang tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap persistensi laba. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba dengan nilai koefisien determinasi.
Copyrights © 2026