Studi ini menginvestigasi pengaruh adopsi teknologi digital serta kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap strategi efisiensi pajak pada emiten sektor energi di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Dengan memanfaatkan desain penelitian kuantitatif, analisis regresi data panel diterapkan pada 156 data observasi yang berasal dari 39 perusahaan. Dalam kerangka ini, variabel penghindaran pajak diproksikan menggunakan Cash Effective Tax Rate (CETR), sedangkan intensitas pengungkapan digital dalam laporan tahunan digunakan untuk menakar transformasi digital dan standar Global Reporting Initiative (GRI) menjadi basis penilaian skor ESG. Melalui uji spesifikasi model, Random Effect Model ditetapkan sebagai teknik estimasi terbaik. Analisis statistik memperlihatkan bahwa transformasi digital berkorelasi positif dan signifikan dengan tingkat penghindaran pajak. Sebaliknya, kinerja ESG secara individual tidak terbukti memengaruhi keputusan perpajakan perusahaan secara signifikan. Kendati demikian, secara simultan seluruh variabel prediktor memiliki kontribusi nyata terhadap model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa digitalisasi memfasilitasi manajemen dalam optimalisasi beban pajak, sementara implementasi ESG di sektor energi nasional belum cukup kuat untuk membatasi perilaku agresivitas pajak tersebut.
Copyrights © 2026