Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sistem Pengendalian Internal (SPI) terhadap Kinerja Manajerial (KM) dengan Good Governance (GG) sebagai variabel mediasi. Studi ini dilakukan di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, sebuah institusi pendidikan tinggi kedinasan di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 80 pegawai yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dan Uji Sobel untuk menguji efek mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sistem Pengendalian Internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Good Governance. (2) Sistem Pengendalian Internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Manajerial. (3) Good Governance berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Manajerial. Uji Sobel membuktikan bahwa Good Governance secara signifikan memediasi hubungan antara Sistem Pengendalian Internal dan Kinerja Manajerial (Z = 4,0167; p < 0,05). Koefisien determinasi (Adjusted R²) menunjukkan bahwa 87,5% variasi Kinerja Manajerial dapat dijelaskan oleh SPI dan GG. Temuan ini mengimplikasikan bahwa efektivitas SPI tidak hanya berdampak langsung, tetapi pengaruhnya terhadap kinerja manajerial diperkuat secara signifikan melalui penerapan praktik tata kelola yang baik. Penguatan SPI menjadi fondasi untuk membangun good governance, yang pada gilirannya menjadi kunci untuk mencapai kinerja manajerial yang unggul.
Copyrights © 2026