Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sistem Manajemen Kinerja Digital terhadap Budaya Kerja melalui Motivasi Karyawan, dengan Nilai Kebaikan Bersama sebagai variabel moderasi. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menguji hubungan langsung, tidak langsung, serta efek moderasi antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Manajemen Kinerja Digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Karyawan. Sistem yang transparan, objektif, dan berbasis umpan balik real-time terbukti mampu meningkatkan semangat kerja karyawan. Selanjutnya, Motivasi Karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Budaya Kerja dan menjadi faktor paling dominan dalam pembentukan budaya kerja organisasi. Selain itu, Sistem Manajemen Kinerja Digital juga berpengaruh langsung terhadap Budaya Kerja, yang mengindikasikan bahwa teknologi mampu membentuk perilaku kolektif melalui standar kerja yang transparan dan akuntabel. Nilai Kebaikan Bersama terbukti memoderasi hubungan antara Sistem Manajemen Kinerja Digital dan Motivasi Karyawan dengan efek substitusi (dampening effect), di mana peran sistem digital menjadi kurang dominan pada karyawan yang telah memiliki motivasi intrinsik berbasis nilai moral dan tujuan mulia. Motivasi Karyawan juga terbukti memediasi pengaruh Sistem Manajemen Kinerja Digital terhadap Budaya Kerja. Temuan ini menegaskan bahwa pembentukan budaya kerja melalui teknologi berlangsung melalui jalur langsung dan tidak langsung, dengan motivasi sebagai jembatan psikologis yang menghubungkan teknologi dengan perilaku sosial dalam organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan sistem manajemen kinerja digital yang berorientasi pada nilai, motivasi, dan budaya kerja berkelanjutan.
Copyrights © 2026