Perataan laba merupakan strategi yang dilakukan oleh manajemen perusahaan untuk mengurangi fluktuasi laba agar terlihat lebih stabil, sehingga dapat meningkatkan daya tarik investor dalam menanamkan modalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cash holding, firm size, kepemilikan manajerial, dividend payout ratio dan kualitas audit terhadap perataan laba pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling, menghasilkan 60 sampel perusahaan selama lima tahun. Analisis data menggunakan regresi logistik biner dengan bantuan software Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan baik secara simultan maupun parsial variabel cash holding, firm size, kepemilikan manajerial, dividend payout ratio dan kualitas audit tidak berpengaruh terhadap perataan laba.
Copyrights © 2026