Teleanestesi dan pemantauan jarak jauh merupakan inovasi penting dalam praktik keperawatan anestesi yang berkontribusi terhadap peningkatan akses layanan, efisiensi, dan keselamatan pasien, termasuk di wilayah terpencil. Perkembangan kecerdasan buatan, perangkat wearable, dan sistem komunikasi digital telah mempercepat integrasi teknologi ini dalam pelayanan perioperatif. Kajian ini bertujuan memetakan perkembangan teleanestesi dan pemantauan jarak jauh dalam praktik keperawatan anestesi, dengan menyoroti aspek teknologi, aplikasi klinis, manfaat, serta tantangan implementasi. Pendekatan scoping review digunakan dengan penelusuran literatur pada database Scopus. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak 13 artikel terpilih dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola temuan utama. Hasil menunjukkan bahwa teleanestesi meningkatkan akses layanan, mendukung efisiensi biaya, serta memperkuat keselamatan pasien melalui pemantauan real-time dan deteksi dini komplikasi. Integrasi kecerdasan buatan meningkatkan akurasi pengambilan keputusan klinis. Tantangan yang diidentifikasi meliputi keamanan data, keandalan perangkat, interoperabilitas sistem, dan kebutuhan pelatihan berkelanjutan bagi perawat anestesi. Implementasi yang optimal memerlukan standarisasi protokol, penguatan kompetensi profesional, dan kolaborasi multidisiplin. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi luaran klinis jangka panjang dan efektivitas biaya.
Copyrights © 2025