Literasi kesehatan mental di kalangan remaja di sekolah asrama Islam masih terbatas akibat stigma dan keterbatasan akses informasi. Program layanan masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan program Komunikasi, Informasi, dan Pendidikan (KIP) berbasis web guna meningkatkan literasi kesehatan mental remaja. Program ini menerapkan pendekatan Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset (ABCD) yang melibatkan 83 peserta (75 siswa dan 8 administrator sekolah). Kegiatan meliputi lokakarya interaktif, pendidikan berbasis web, dan penilaian pengetahuan pra-pasca. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan peserta dari 42% (pra-tes) menjadi 87% (pasca-tes). Skrining kesehatan mental menunjukkan bahwa 79,8% siswa berada dalam kategori baik, 12,9% moderat, dan 7,3% rendah. Program CIE berbasis web secara efektif meningkatkan literasi kesehatan mental dan memperkuat upaya deteksi dini di lingkungan pesantren.
Copyrights © 2026