Pemeliharaan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) memiliki peran krusial dalam memastikan keandalan operasional dan efisiensi sistem. Namun, tantangan dalam pemeliharaan sering kali muncul akibat strategi yang kurang sistematis, keterbatasan prediksi gangguan, serta keterlambatan dalam mitigasi risiko kegagalan komponen. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan Outage Management Framework, dan Design Thinking guna mengembangkan pendekatan pemeliharaan yang lebih adaptif dan berbasis kebutuhan operasional. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan sistem, mengoptimalkan sumber daya, serta mengurangi risiko gangguan operasional. Metode penelitian yang digunakan mencakup analisis kualitatif dengan wawancara, observasi partisipatif, serta diskusi kelompok terfokus (Focus Group Discussion/FGD) dengan teknisi dan manajemen PLTU. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Framework Analysis, yang melibatkan proses kategorisasi, pengkodean, pemetaan data, dan interpretasi temuan. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah model pemeliharaan yang lebih sistematis dan prediktif, memungkinkan identifikasi dini terhadap potensi kegagalan, serta menghasilkan rekomendasi strategis untuk optimalisasi operasional PLTU. Dengan penerapan model yang diusulkan, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan efisiensi pemeliharaan, pengurangan biaya jangka panjang, serta peningkatan kinerja PLTU secara keseluruhan.
Copyrights © 2026