Return on Asset merupakan indikator penting untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari total aset yang dimilikinya. Untuk mencapai tingkat profitabilitas yang optimal, perusahaan perlu memperhatikan berbagai faktor internal yang dapat memengaruhi efektivitas penggunaan aset. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Quick Ratio, Debt to Asset Ratio, Receivable Turnover, dan Pertumbuhan Penjualan terhadap Return on Asset pada perusahaan sub sektor perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Sampel penelitian terdiri dari 17 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quick Ratio dan Debt to Asset Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Asset. Receivable Turnover berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Asset, sedangkan Pertumbuhan Penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap Return on Asset. Adapun implikasi praktis untuk penelitian ini antara lain bagi perusahaan sub sektor perkebunan perlu lebih fokus dalam mengelola rasio keuangan khususnya Quick Ratio dan Debt to Asset Ratio, karena kedua variabel tersebut terbukti berkontribusi signifikan dalam meningkatkan Return on Assets dan bagi investor dapat mempertimbangkan Quick Ratio, Debt to Asset Ratio, dan Receivable Turnover sebagai indikator utama sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada perusahaan sub sektor perkebunan.
Copyrights © 2026