Kerajinan gerabah gendok merupakan salah satu wujud nyata pelestarian budaya lokal di Tuban yang memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat kreatif. Penelitian ini menyajikan gambaran produksi gerabah gendok berdasarkan wawancara langsung dengan perajin di Tuban, mencakup bahan baku, proses produksi, pemasaran, kendala, serta nilai ekonomi dan budaya yang melekat. Dengan pendekatan studi kasus, artikel ini memaparkan bagaimana kerajinan gerabah gendok tetap eksis meskipun menghadapi tantangan seperti cuaca serta kebutuhan akan pelestarian keterampilan tradisional. Gerabah gendok juga diposisikan sebagai simbol identitas budaya sekaligus sumber pendapatan masyarakat setempat, yang selaras dengan eksistensi kerajinan gerabah sebagai warisan budaya di berbagai daerah Indonesia. Referensi akademik dan sumber berita turut digunakan untuk memperkuat analisis aspek budaya dan ekonomi kreatif kerajinan gerabah.
Copyrights © 2026