Penelitian ini menganalisis Efektivitas komunikasi interpersonal mahasiswa Banda Aceh di era digital, dengan fokus pada komunikasi tatap muka dan digital serta hambatan yang menyertainya. Menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan, hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memanfaatkan kedua bentuk komunikasi secara adaptif. Komunikasi tatap muka lebih efektif dalam penyampaian emosi dan pembentukan kedekatan interpersonal, sementara komunikasi digital unggul dalam efisiensi dan pemeliharaan hubungan jarak jauh. Hambatan komunikasi ditemukan pada keduanya, baik berupa kesalahpahaman ekspresi maupun keterbatasan penyampaian emosional. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas komunikasi interpersonal tidak hanya bergantung pada media, tetapi juga pada kemampuan individu dalam mengelola pesan dan menyesuaikan strategi komunikasi.
Copyrights © 2026