Clash of Champions (CoC) merupakan kompetisi berbasis pendidikan yang diproduksi oleh Ruangguru, salah satu industri pendidikan terbesar di Indonesia. Tayangan ini menjadi sorotan publik, yang ditunjukkan melalui berbagai respons dan tanggapan penonton pada kolom komentar YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen penonton menggunakan metode Lexicon-Based serta mengidentifikasi pembahasan utama penonton dalam kolom komentar menggunakan pemodelan topik Latent Dirichlet Allocation (LDA). Data dikumpulkan melalui teknik data extraction dengan bantuan API YouTube selama periode penayangan, yaitu dari 29 Juni 2024 hingga 17 Agustus 2024. Sebanyak 35.047 komentar dari seluruh episode telah melalui proses text preprocessing sebelum dianalisis. Setiap episode memiliki jumlah komentar yang bervariasi, seperti pada episode pertama memiliki 7.807 komentar dan episode sebelas memiliki 3.639 komentar. Hasil analisis sentimen menunjukkan bahwa mayoritas komentar bersifat positif di setiap episode. Sementara itu, pemodelan topik menggunakan LDA yang dievaluasi dengan Cv Coherence untuk menghasilkan topik-topik yang relevan. Topik pada episode satu, dua, empat, lima, dan sebelas mencerminkan ekspresi kekaguman, kebanggaan, serta harapan terhadap peserta maupun pihak penyelenggara. Pada episode tiga, enam, sembilan, dan sepuluh, topik yang muncul berkaitan dengan sosok individu tertentu seperti Seong Beom, Agas, Sandy, dan Kadit. Adapun episode tujuh dan delapan menampilkan topik yang unik, di mana perhatian penonton terpusat pada elemen visual, khususnya warna latar belakang peserta yang menimbulkan interpretasi simbolik terhadap hasil pertandingan.
Copyrights © 2026