Jurnal Peternakan Tropika
Vol. 13 No. 6 (2025): Vol. 13 No. 6 (2025): Vol. 13 No. 6(2025)

PENGARUH TINGKAT NAUNGAN TERHADAP HASIL ASOSIASI Pennisetum purpureum cv. Mott DAN Clitoria ternatea PADA PEMOTONGAN KEDUA

Lumbantobing,, S. M. A., (Unknown)
Witariadi,, N. M. (Unknown)
Candraasih, N. N. (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Dec 2025

Abstract

Forage crops are a vital factor in the growth and productivity of ruminants, with themajority of feed derived from grasses and legumes. This study aims to determine the effect ofshade levels on the yield of the association between dwarf elephant grass (Pennisetumpurpureum cv. Mott) and butterfly pea (Clitoria ternatea) at the second cutting as a forage source. The research was conducted using a Completely Randomized Design (CRD) with fourshade level treatments: 0% shade, 20% shade, 40% shade, and 60% shade, with sevenreplications for each treatment. The observed variables included: dry weight (leaf, stem, root,and total forage), leaf-to-stem dry weight ratio, and total forage-to-root dry weight ratio. Theresults showed that increasing shade levels significantly decreased dry weight (leaf, stem, root,and total forage). The 0% shade treatment produced the best results across all observedvariables. It can be concluded that higher shade levels reduce the yield of the Pennisetumpurpureum cv. Mott and Clitoria ternatea association, with shade levels of 0% to 20%providing the best results at the second cutting. ABSTRAK Tanaman pakan merupakan faktor penting dalam pertumbuhan dan produktivitas ternakruminansia, dimana sebagian besar pakan berasal dari rumput dan leguminosa. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat naungan terhadap hasil asosiasi antara rumputgajah kate (Pennisetum purpureum cv. Mott) dan kembang telang (Clitoria ternatea) padapemotongan kedua sebagai sumber hijauan pakan ternak. Penelitian dilakukan menggunakanrancangan acak lengkap dengan empat perlakuan tingkat naungan, yaitu: naungan 0%, naungan20%, naungan 40%, dan naungan 60%, serta tujuh ulangan tiap perlakuan. Variabel yangdiamati, meliputi: berat kering (daun, batang, akar, total hijauan), nisbah berat kering daundengan berat kering batang, dan nisbah berat kering total hijauan dengan berat kering akar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tingkat naungan secara signifikanmenurunkan berat kering (daun, batang, akar, dan total hijauan). Perlakuan tingkat naungan 0%memberikan hasil terbaik pada semua variabel yang diamati. Dapat disimpulkan bahwa tingkatnaungan semakin tinggi menurunkan hasil asosiasi Pennisetum purpureum cv. Mott danClitoria ternatea, dan tingkat naungan 0% sampai 20% memberikan hasil terbaik padapemotongan kedua.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

tropika

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Earth & Planetary Sciences Economics, Econometrics & Finance Veterinary

Description

Jurnal Peternakan Tropika (JPT) merangkum berbagai manuskrip di bidang peternakan seperti nutrisi, produksi, reproduksi, pasca panen (pengolahan dan teknologi) dan bidang sosial ekonomi ...