Persaingan antar lembaga pendidikan swasta menuntut strategi pemasaran yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu membangun diferensiasi berbasis nilai. Sekolah berasrama Katolik memiliki kekhasan berupa pembinaan karakter, disiplin, dan spiritualitas yang berpotensi menjadi sumber keunggulan kompetitif apabila dikomunikasikan secara strategis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pemasaran pendidikan berbasis nilai melalui optimalisasi Marketing Mix 7P pada konteks sekolah Katolik berasrama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada SMA Katolik Frateran Surabaya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan thematic analysis berbasis domain nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pemasaran pendidikan ditentukan oleh integrasi tiga domain utama, yaitu Core Excellence (Product, People, Physical Evidence), Integrated Experience (Process, Price,), dan Value Communication (Place, Promotion berbasis nilai institusional). Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori pemasaran pendidikan dengan memperluas konsep Marketing Mix 7P melalui integrasi nilai religius sebagai sumber diferensiasi strategis.
Copyrights © 2026