Gagal jantung kongestif (Congestive Heart Failure/CHF) memiliki prevalensi tinggi dan berdampak besar pada kapasitas fungsional pasien. Cardiac Rehabilitation (CR) fase II, khususnya latihan aerobik terstruktur, merupakan intervensi yang efektif. Studi kasus ini mengevaluasi efek walking exercise intensitas sedang pada pasien laki-laki 54 tahun dengan CHF et causa Coronary Artery Disease (CAD) dengan three vessel disease (3VD). Program rehabilitasi dilakukan 10 sesi (3–5×/minggu, 60 menit/sesi) meliputi pemanasan, latihan inti (walking track dan treadmill), dan pendinginan. Evaluasi menggunakan tekanan darah, heart rate, SpO₂, Borg Scale, 6MWT, kapasitas aerobik, dan HRWSI. Hasil menunjukkan peningkatan jarak 6MWT dari 428 menjadi 535 meter (+107 m), peningkatan kapasitas aerobik dari 4,8 METs menjadi 5,7 METs, serta HRWSI dari 1,21 menjadi 1,5. Parameter hemodinamik stabil dan Borg Scale 6–7/20 tanpa keluhan. Intervensi walking exercise terbukti aman dan efektif meningkatkan kapasitas aerobik, stabilitas hemodinamik, dan toleransi aktivitas.
Copyrights © 2026