Perilaku maladaptif pada remaja adalah ketidakmampuan remaja dalam menyesuaikan diri terhadap aturan yang berlaku di lingkungan sosial seperti membolos, tawuran, dan sulit diatur. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan optimalisasi dukungan keluarga dengan perilaku maladaptif pada siswa. Metode yang digunakan desain deskriptif korelasi dengan dengan metode cross sectional, besar sampel 291responden dipilih secara simple random sampling. Pengambilan data 2 minggu dengan google formulir. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rank. Dukungan Keluarga ‘Baik’ memiliki Perilaku Maladaptif ‘Negatif’ sebanyak 52.2%. Kesulitan keluarga memberikan dukungan adalah remaja sulit menjalin komunikasi terbuka terhadap keluarga. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan dengan optimalisasi dukungan keluarga dengan perilaku maladaptif pada siswa (ρ value 0.993). Remaja hendaknya lebih terbuka terhadap masalah yang sedang dialami untuk melaksanakan dukungan keluarga yang lebih optimal.
Copyrights © 2025