Latar Belakang. Menurut World Health Organitation (WHO) melaporkan bahwa 5- 25% anak usia prasekolahmenderita disfungsi otak minor, termasuk gangguan perkembangan motorik halus. Terbawanya sensori motorikanak secara langsung, diharapkan dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi anak, sehingga anak tidak mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas yang didapatkan nantinya. Penelitian ini bertujuan menganalisisPengaruh permainan edukasi Busy Jar terhadap perkembangan motorik halus anak usia pra sekolah usia 4-5 tahun di PAUD Cahaya Hati Desa Neglasari Kabupaten Bogor. Metode Penelitian ini merupakan Eksperimendengan desain riset Pra-Eksperimen Design yaitu One-Group PreTest-PostTest. Pengambilan sampel penelitianini menggunakan total samplswing. Instrument yang digunakan adalah KPSP (Kuesioner Pra - Skrining Perkembangan). Penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil Penelitian Berdasarkan DistribusiFrekuensi Kemampuan Perkembangan Motorik Halus sebelum diberikan permainan edukasi Busy Jar, dari 42responden terdapat 29 (69.0%) responden dengan hasil sesuai. Dan berdasarkan Distribusi Frekuensi Kemampuan Perkembangan Motorik Halus setelah diberikan permainan edukasi Busy Jar dari 42 responden terdapat 42(100%) responden mampu melakukan permainan edukasi Busy Jar dengan hasil sesuai. Kesimpulan pemberianpermainan edukasi Busy Jar ini dapat meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak usia pra sekolahusia 4-5 tahun di PAUD Cahaya Hati Desa Neglasari Kabupaten Bogor
Copyrights © 2024