Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi pendapatan dari produk olahan pertanian pada UMKM Rengganis di Kota Tasikmalaya, yang meliputi sirup kecombrang, sirup pala, manisan kelapa, dan manisan tomat. UMKM ini merupakan usaha kecil berbasis agribisnis yang memanfaatkan komoditas lokal untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan rumah tangga pelaku usaha. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis mencakup perhitungan biaya, penerimaan, pendapatan bersih, kontribusi pendapatan, serta rasio Benefit-Cost (B/C). Hasil penelitian menunjukkan sirup kecombrang memberikan kontribusi tertinggi terhadap pendapatan sebesar 42,08%, disusul sirup pala (32,72%), manisan kelapa (13,34%), dan manisan tomat (11,84%). Total pendapatan bersih yang diperoleh mencapai Rp6.410.000 dengan nilai B/C ratio lebih dari 1, menunjukkan usaha layak dijalankan secara finansial. Meskipun demikian, terdapat kendala seperti fluktuasi harga bahan baku, keterbatasan produksi, dan rendahnya pemanfaatan pemasaran digital. Kesimpulannya, sirup kecombrang menjadi produk unggulan utama, sehingga strategi pengembangan perlu difokuskan pada inovasi produk, efisiensi biaya, serta optimalisasi pemasaran digital untuk mendukung keberlanjutan UMKM berbasis potensi lokal.
Copyrights © 2026