Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konflik kerja, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap stres kerja karyawan PT Thamrin Brothers Baturaja 2, baik secara parsial maupun simultan. Stres kerja merupakan salah satu permasalahan yang sering dihadapi karyawan akibat adanya perbedaan pendapat, tuntutan pekerjaan yang tinggi, serta kondisi lingkungan kerja yang kurang mendukung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan yang berjumlah 31 responden. Instrumen penelitian terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya untuk memastikan kelayakan data, kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja karyawan. Ketidaksesuaian persepsi, komunikasi yang kurang efektif, serta perbedaan tujuan antar karyawan terbukti meningkatkan tekanan psikologis. Beban kerja juga memiliki pengaruh signifikan terhadap stres kerja, di mana tuntutan pekerjaan yang berlebihan, target yang tinggi, dan tekanan waktu menyebabkan kelelahan fisik maupun mental. Selain itu, lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap stres kerja, terutama terkait kondisi fisik seperti suhu ruangan, tingkat kebisingan, dan kelengkapan fasilitas kerja. Secara simultan, konflik kerja, beban kerja, dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap stres kerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan pengelolaan konflik yang efektif, penyesuaian beban kerja, serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman guna menekan tingkat stres dan meningkatkan kinerja karyawan.
Copyrights © 2026