Penelitian ini menganalisis pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi di Provinsi Maluku Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan 171 responden dari total 301 PKB, dianalisis menggunakan SEM-PLS melalui SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja PKB, sedangkan motivasi kerja tidak berpengaruh langsung. Namun, kompensasi dan motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, yang selanjutnya berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Kepuasan kerja terbukti memediasi secara parsial pengaruh kompensasi dan secara penuh pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja PKB.
Copyrights © 2026