Aktivitas loading barang pada bagian gudang barang jadi memiliki risiko tinggi terhadap gangguan keselamatan dan kesehatan kerja, terutama yang berkaitan dengan postur kerja dan pengangkatan beban secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko pekerjaan loading barang di PT XYZ menggunakan metode National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH) dan Job Safety Analysis (JSA). Metode NIOSH digunakan untuk menghitung Recommended Weight Limit (RWL) dan Lifting Index (LI) guna mengetahui tingkat risiko pengangkatan beban terhadap pekerja, sedangkan JSA digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya pada setiap tahapan pekerjaan serta menentukan langkah pengendalian yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Lifting Index (LI) pada beberapa aktivitas loading melebihi batas aman (LI > 1), yang mengindikasikan adanya risiko tinggi terhadap terjadinya musculoskeletal disorders (MSDs). Analisis JSA juga mengidentifikasi potensi bahaya seperti postur membungkuk, frekuensi angkat yang tinggi, serta risiko terpeleset dan tertimpa barang. Berdasarkan hasil analisis tersebut, direkomendasikan perbaikan postur atau posisi kerja untuk meminimalisir adanya risiko ergonomi, serta penerapan prosedur operasi standar yang harus dipatuhi semua pekerja agar mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
Copyrights © 2026