Sebagai makhluk sosial, manusia perlu melakukan interaksi dengan orang lain. Berkomunikasi menjadi cara yang paling mudah untuk berinteraksi dengan orang lain. Salah satu tujuan komunikasi adalah untuk menyampaikan atau bertukar informasi.baik dalam kehidupan sehari-hari maupun organisasi. Dalam berkomunikasi ini diharapkan terciptanya kesepahaman informasi yang disampaikan antara komunikator dan komunikan. Namun pada kenyataannya masih banyak kesalah pahaman yang terjadi pada proses komunikasi ini. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yaitu sebuah proses penelitian yang mana bertujuan untuk mengetahui secara mendalam mengenai fenomena-fenomena manusia atau sosial dengan memberikan gambaran secara keseluruhan dan kompleks yang dapat diungkapkan dengan kata-kata. Hasil penelitian ini ditemukan beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat literasi antara lain karena penyampaian informasi yang kurang jelas, sumber informasi yang tidak valid, dan juga pemilihan bahasa, kata maupun tanda baca yang kurang tepat. Beberapa permasalahan di atas dapat diantisipasi dengan strategi untuk meningkatkan pemahaman informasi yaitu dengan memilih media komunikasi yang tepat, memaksimalkan peran komunikator dalam menyampaikan informasi, memilih sasaran yang tepat dan juga mengimplementasikan model empowering 8. Beberapa strategi tersebut diharapkan bisa menciptakan kesepahaman informasi yang disampaikan antara komunikator dan komunikan.
Copyrights © 2026