Perkembangan ekosistem rintisan (startup) di Indonesia sejak tahun 2008 menunjukkan dinamika yang signifikan, terutama dalam menghadapi keterbatasan sumber daya yang mendorong munculnya praktik resource bricolage. Meskipun konsep bricolage telah banyak dibahas dalam literatur kewirausahaan global, pemetaan struktur intelektual penelitian terkait masih terbatas, khususnya dalam konteks rintisan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan konseptual dan jaringan intelektual studi bricolage sumber daya pada rintisan periode 2008–2025 melalui pendekatan bibliometrik berbasis analisis jaringan co-citation. Data diperoleh dari basis data Scopus dan dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memetakan klaster tematik, tren temporal, serta pola kolaborasi penulis, institusi, dan negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bricolage menempati posisi sentral dalam jaringan kata kunci dan berkembang dari fokus awal pada pendekatan institusional menuju integrasi dengan inovasi, kewirausahaan sosial, dan pembangunan berkelanjutan. Analisis kepenulisan dan kolaborasi global mengungkap peran penulis penghubung serta dominasi beberapa negara utama dalam produksi pengetahuan. Temuan ini menegaskan bahwa bricolage merupakan kerangka konseptual lintas-disiplin yang menjembatani teori kewirausahaan berbasis sumber daya dengan perspektif institusional dan keberlanjutan. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dalam memperkaya literatur kewirausahaan serta implikasi praktis bagi pelaku rintisan dan pembuat kebijakan dalam mengelola keterbatasan sumber daya secara inovatif dan adaptif.
Copyrights © 2026