Kebutuhan layanan servis shockbreaker sepeda motor terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia. Namun, sebagian besar bengkel skala kecil (UMKM) masih menggunakan metode manual dalam pembongkaran shockbreaker yang membutuhkan waktu lama, tenaga besar, serta berisiko terhadap keselamatan kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan inovasi teknologi tepat guna berupa alat bantu bongkar shockbreaker berbasis hidrolik dan pneumatik pada bengkel mitra di Kabupaten Blitar. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan pembuatan alat, uji kinerja, pelatihan penggunaan, serta pendampingan operasional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat berfungsi efektif dengan dua sistem kerja, yakni hidrolik (manual) dan pneumatik (otomatis). Penggunaan alat mampu menurunkan waktu servis dari ±90 menit menjadi ±60 menit per unit, meningkatkan kapasitas layanan dari 4 menjadi 7 unit per hari, serta menaikkan omzet harian bengkel sekitar 75%. Inovasi ini terbukti meningkatkan produktivitas dan daya saing mitra serta berpotensi direplikasi di UMKM otomotif lainnya.
Copyrights © 2026