Penelitian ini mengkaji manajemen program literasi di SD Negeri 1 Agung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi dilaksanakan secara sistematis melalui pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran, pengadaan pojok baca, serta optimalisasi perpustakaan. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui pengamatan kemampuan membaca, penilaian guru, dan refleksi bersama. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah dan guru, ketersediaan sarana literasi, serta kebijakan sekolah. Adapun penghambat mencakup perbedaan kemampuan membaca siswa, rendahnya minat baca, dan keterbatasan koleksi buku. Secara keseluruhan, manajemen program literasi berkontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan membaca, meskipun masih diperlukan penguatan sarana dan motivasi siswa.
Copyrights © 2026