Kulit buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) mengandung senyawa flavonoid dan fenolik yang berperan sebagai antioksidan alami. Potensi ini mendorong pengembangan sediaan topikal dalam bentuk serum nanoemulsi untuk aplikasi kosmetik anti-aging. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi formula serum nanoemulsi ekstrak kulit buah mahkota dewa menggunakan rancangan Simplex Lattice Design (SLD). Komponen utama formula nanoemulsi meliputi sunflower oil sebagai fase minyak, Cremophor RH 40 sebagai surfaktan dan PEG 400 sebagai ko-surfaktan. Parameter evaluasi yang dianalisis adalah ukuran droplet, Polydispersity Index (PDI) dan zeta potensial sebagai indikasi stabilitas sistem. Hasil optimasi menunjukkan bahwa formula optimum mampu menghasilkan ukuran droplet rata-rata 25,83 nm ± 0,83 nm dan indeks polidispersitas 0,48 ± 0,10 serta nilai zeta potensial -7,83 mV ± 1,00 mV. Penerapan rancangan SLD terbukti efektif dalam menentukan kombinasi komponen yang optimal sehingga diperoleh sediaan serum nanoemulsi yang stabil dan berpotensi dikembangkan sebagai produk kosmetik antioksidan berbasis bahan alam.
Copyrights © 2026