Bawang merah merupakan komoditas hortikultura strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam memenuhi kebutuhan konsumsi nasional. Salah satu sentra produsen bawang merah di Jawa Timur adalah Kabupaten Kediri. Harga bawang merah di wilayah ini menunjukkan fluktuasi yang signifikan dari tahun 2019 hingga 2023, yang dipengaruhi oleh faktor-faktor permintaan, penawaran, serta kondisi musiman dan cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volatilitas harga bawang merah menggunakan pendekatan deret waktu (time series) dengan model ARIMA dan ARCH/GARCH. Data yang digunakan berupa data sekunder harga eceran mingguan bawang merah di Kabupaten Kediri selama lima tahun (2019-2023). Hasil uji stasioneritas menunjukkan bahwa data sudah stasioner pada tingkat level. Model ARIMA (1,0,0) terpilih sebagai model terbaik untuk menggambarkan pola harga, sedangkan ARCH (1) menunjukkan adanya volatilitas harga yang signifikan, di mana varians harga saat ini sangat dipengaruhi oleh fluktuasi periode sebelumnya. Temuan ini menegaskan bahwa harga bawang merah di Kabupaten Kediri bersifat dinamis dan memerlukan perhatian dalam pengelolaan risiko harga. Penelitian ini memberikan dasar penting bagi pelaku pasar dan pembuat kebijakan untuk mengantisipasi perubahan harga dan meningkatkan stabilitas pasar bawang merah.Kata kunci: Bawang-merah; volatilitas; ARIMA; ARCH/GARCH; fluktuasi-harga
Copyrights © 2026