Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan para petani kopi di Desa Rappoala dapat bertahan hidup berdasarkan modal sosial dengan strateginya. Pengambilan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik penentuan informan secara sengaja dengan jumlah informan sebanyak 10 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Dalam praktik budidaya kopi, petani menunjukkan sikap saling percaya yang tercermin melalui kejujuran dan rasa saling menghormati di antara mereka. Norma sosial yang berlaku di kalangan petani bersifat tidak tertulis dan dipahami secara lisan, sehingga tidak terdapat sanksi formal terhadap pelanggaran yang terjadi selama proses budidaya. Hubungan sosial antarpetani terjalin dengan baik, menciptakan suasana yang mendukung kerja sama dan kolaborasi. Bentuk hubungan timbal balik juga terlihat dari kebiasaan saling membantu, terutama saat menghadapi musibah atau ketika ada petani yang membutuhkan bantuan. Sementara itu, strategi bertahan hidup yang dijalankan petani kopi difokuskan pada pemanfaatan hasil budidaya secara maksimal demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. (2) Strategi bertahan hidup yang dilakukan oleh petani kopi meliputi upaya peningkatan kualitas tanaman, diversifikasi dengan menanam komoditas lain, serta mencari pekerjaan tambahan di luar aktivitas utama mereka sebagai petani kopi.Kata kunci: Modal Sosial, Strategi, Petani Kopi.
Copyrights © 2026