Pergeseran paradigma komunikasi dari media massa tradisional ke media baru telah menciptakan ruang publik digital yang sangat dinamis. Media sosial bukan hanya saluran distribusi, melainkan telah menjadi tempat bagi gerakan sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfungsi sebagai kerangka implementasi dari strategi pemanfaatan media sosial pada aksi sosial. Media sosial harus dimanfaatkan sebagai platform dialog dan partisipasi yang bersifat transaksional bukan hanya linear. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif, dimulai dengan ice breaking untuk membangun suasana akrab. Materi inti disampaikan secara interaktif oleh dosen FISIPOL mengenai pemanfataan media sosial untuk aksi sosial. Kegiatan ini berjalan dengan sukses dan interaktif. Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya berhasil mengedukasi audiens yang beragam, mulai dari mahasiswa hingga komunitas film, mengenai pentingnya media sosial sebagai instrumen aksi sosial di era digital. Kegiatan ini pula telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran peserta untuk lebih bijak dan kreatif dalam menggerakkan audiens demi kepentingan sosial.
Copyrights © 2026