ABSTRAK Indonesia memiliki potensi produksi edamame yang tinggi sehingga perlu dikembangkan menjadi produk pangan bernilai tambah, salah satunya melalui pemanfaatan tepung tempe edamame sebagai substitusi tepung terigu pada crackers. Tepung tempe edamame mengandung protein dan serat yang cukup tinggi, sehingga berpotensi meningkatkan nilai gizi produk tanpa menurunkan karakteristik fisiknya. Selain itu, penggunaan tepung tempe edamame dapat menjadi alternatif diversifikasi pangan berbasis kacang-kacangan yang memiliki umur simpan panjang dan mudah diaplikasikan dalam berbagai formulasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung tempe edamame (0%, 5%, dan 15%) terhadap tekstur dan warna crackers. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan termasuk salah satunya kontrol dan masing-masing dua ulangan. Crackers dibuat mengikuti formulasi standar, kemudian dianalisis teksturnya menggunakan Texture Analyzer AMETEK TA1 untuk memperoleh nilai hardness, fracture, crispiness, dan crunchiness. Warna dianalisis menggunakan Colorimeter CR-400 dengan parameter L*, a*, dan b*. Data diuji menggunakan ANOVA One Way. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung tempe edamame berpengaruh nyata terhadap parameter crunchiness (p<0,05), namun tidak berpengaruh terhadap hardness, fracture, crispiness, L*, a*, dan b* (p>0,05). Crunchiness menurun seiring peningkatan substitusi tepung tempe edamame, sedangkan tekstur lainnya cenderung stabil. Parameter warna juga tidak menunjukkan perbedaan nyata antar perlakuan sehingga penambahan tepung tempe belum mampu memengaruhi nilai L*, a*, dan b* produk.
Copyrights © 2026