Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab kematian massal ikan gurame (Osphronemus gouramy) di beberapa kolam budidaya di Tulungagung melalui pendekatan multifaktorial yang mencakup analisis kualitas air, komposisi plankton, pemeriksaan hematologi, histopatologi, dan deteksi molekuler patogen. Hasil pengukuran kualitas air menunjukkan kondisi lingkungan yang suboptimal, termasuk kadar oksigen terlarut rendah, konsentrasi nitrit tinggi, dan dominansi fitoplankton Oscillatoria sp. dengan kepadatan tinggi. Analisis plankton mengindikasikan potensi produksi microcystin yang bersifat hepatotoksik. Pemeriksaan histopatologi mengungkap kerusakan serius pada hati, ginjal, dan limpa, sedangkan profil hematologi menunjukkan anemia normositik normokrom dan leukositosis. Deteksi molekuler (PCR) memastikan keberadaan Infectious Spleen and Kidney Necrosis Virus (ISKNV) pada beberapa sampel, sementara patogen bakteri utama tidak terdeteksi. Temuan ini mengindikasikan bahwa mortalitas massal disebabkan oleh interaksi sinergis antara stres lingkungan akibat dominansi plankton toksik dan infeksi ISKNV, yang sesuai dengan konsep multiple stressor syndrome. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan kualitas air, pengendalian plankton toksik, dan pemantauan kesehatan ikan secara berkala untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Copyrights © 2026