Status gizi anak usia prasekolah (3–5 tahun) mencerminkan kondisi kesehatan fisik pada periode penting yang menjadi fondasi pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya. Salah satu permasalahan gizi yang masih menjadi perhatian adalah stunting, yaitu gangguan pertumbuhan kronis akibat kekurangan asupan nutrisi dalam jangka panjang yang berdampak pada perkembangan otak dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Meskipun prevalensi stunting menunjukkan tren penurunan, upaya pencegahan tetap perlu diperkuat melalui intervensi yang tepat sasaran. Salah satu strategi preventif adalah pemberian edukasi gizi seimbang kepada wanita usia subur (WUS) sebagai langkah pencegahan sejak dini. Media edukasi yang inovatif, seperti video animasi, dinilai mampu meningkatkan pemahaman karena menyajikan informasi secara visual dan menarik. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan video animasi sebagai media edukasi gizi seimbang dalam meningkatkan pengetahuan WUS terkait pencegahan stunting. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sebanyak 32 responden dilibatkan melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan penyuluhan menggunakan video animasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu dalam upaya pencegahan stunting (p-value 0,000). Setelah intervensi diberikan, terjadi peningkatan tingkat pengetahuan responden. Dengan demikian, penggunaan video animasi dapat menjadi alternatif media edukasi yang efektif dalam mendukung pencegahan stunting sejak tahap prakonsepsi.
Copyrights © 2026