Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya optimalisasi zakat produktif dalam mengentaskan kemiskinan di Provinsi Riau. Program Z-Mart oleh BAZNAS Riau merupakan intervensi dalam bentuk bantuan modal usaha sebesar Rp. 25 juta kepada mustahik untuk mengembangkan usaha toko kelontong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan tingkat kesejahteraan, bantuan modal usaha, dan sedekah mustahik sebelum dan sesudah menerima Program Z-Mart. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis statistik non-parametrik Uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Data diperoleh dari 67 mustahik penerima Program Z-Mart. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah program pada tiga variabel utama, yaitu: (1) peningkatan pendapatan mustahik sebagai indikator kesejahteraan, (2) bertambahnya jumlah modal usaha, dan (3) meningkatnya frekuensi serta nominal sedekah. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa zakat produktif terbukti mampu mendorong kemandirian ekonomi dan perilaku sosial mustahik secara berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan agar BAZNAS Provinsi Riau memperkuat pola pendampingan, evaluasi berkala, dan memperluas cakupan penerima manfaat agar dampak program lebih optimal.
Copyrights © 2025