Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Efisiensi Operasional (BOPO) dan Kualitas Aset (NPL) terhadap Profitabilitas (ROA) pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Data yang digunakan merupakan laporan keuangan kuartalan dari 10 bank yang dipilih melalui teknik Purposive Sampling. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, untuk menguji pengaruh parsial dan simultan variabel independen terhadap profitabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BOPO memiliki koefisien positif sebesar 0,030 dengan nilai t 3,121 dan signifikansi 0,002, menunjukkan pengaruh positif signifikan terhadap ROA. Artinya, peningkatan efisiensi operasional bank akan meningkatkan profitabilitas. Selanjutnya, NPL memiliki koefisien positif sebesar 0,626 dengan nilai t 6,147 dan signifikansi 0,000, menunjukkan pengaruh signifikan positif terhadap ROA. Semakin baik kualitas aset, semakin tinggi tingkat profitabilitas yang dicapai. Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan 78,1% variasi ROA, menunjukkan peran penting manajemen biaya operasional dan pengelolaan kredit dalam mempertahankan kinerja laba bank. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi efisiensi operasional dan kualitas aset menjadi strategi penting bagi manajemen untuk meningkatkan profitabilitas secara berkelanjutan, serta memberikan acuan bagi investor dalam menilai kinerja keuangan bank.
Copyrights © 2026