Kinerja keuangan UMKM sektor kuliner menghadapi tantangan dalam pengelolaan keuangan dan adaptasi terhadap digitalisasi pembayaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan, penggunaan QRIS, dan pengendalian internal terhadap kinerja keuangan UMKM di Kota Bandung. Pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal digunakan pada 125 UMKM yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, dengan literasi keuangan sebagai faktor paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapabilitas manajerial dan digital dalam meningkatkan keberlanjutan kinerja UMKM.
Copyrights © 2026