Nilai perusahaan merupakan indikator signifikan guna menilai keberhasilan entitas bisnis dalam memaksimalkan sumber daya dan memproyeksikan keberlanjutan entitas pada masa yang akan datang. Berbagai faktor berperan dalam pembentukan nilai perusahaan, salah satunya berkaitan dengan aspek lingkungan, seiring dengan terjadinya krisis ekologi dalam beberapa dekade terakhir pada skala nasional ataupun global. Krisis ini mendorong meningkatnya kesadaran akan pentingnya integrasi dimensi keberlanjutan lingkungan dan aspek tanggung jawab sosial dalam aktivitas perusahaan. Entitas bisnis yang mampu mengelola aspek lingkungan secara efektif dapat meningkatkan reputasi positif di kalangan pemangku kepentingan, yang dapat berimplikasi pada pertumbuhan nilai perusahaan. Penelitian dilakukan untuk menguji dan menelaah pengaruh green accounting, kinerja lingkungan, dan struktur modal terhadap nilai perusahaan. Studi ini memanfataakan objek berupa 30 perusahaan sektor basic materials yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Pemilihan sampel diterapkan melalui metode purposive sampling, sehingga diperoleh 90 data observasi yang memenuhi kriteria penelitian. Data penelitian dianalisis dengan pendekatan regresi data panel. Penelitian ini mendapati bahwa penerapan green accounting, kinerja lingkungan, dan struktur modal memberikan dampak positif terhadap nilai perusahaan.
Copyrights © 2026