Penanganan penyakit Tuberkulosis (TB) paru dengan status gizi kurang menjadi tantangan besar dalam meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas pendekatan kedokteran keluarga dalam meningkatkan pemahaman keluarga mengenai TB, kepatuhan pengobatan, dan status gizi pasien di Puskesmas Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan tentang pentingnya pola makan bergizi, pelatihan kepada keluarga untuk mendukung pengobatan yang teratur, serta pengawasan pengobatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman keluarga mengenai gejala, penularan, dan pengobatan TB, yang berdampak pada kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Selain itu, status gizi pasien yang awalnya tergolong kurang, menunjukkan perbaikan setelah keluarga diberikan edukasi mengenai pola makan yang sehat dan bergizi. Meskipun ada peningkatan, kendala ekonomi dan lingkungan tetap menjadi tantangan dalam mencapai hasil yang optimal. Saran yang diberikan mencakup peningkatan edukasi kepada keluarga dan masyarakat, dukungan pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi, serta perbaikan fasilitas kesehatan dan lingkungan rumah. Intervensi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan pasien dan meningkatkan kualitas hidup pasien serta keluarga.
Copyrights © 2026