Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengaruh intensitas modal, pertumbuhan penjualan, intensitas persediaan dan kompensasi rugi fiskal terhadap agresivitas pajak. Analisis menggunakan metode kuantitatif dengan mengambil data sekunder yaitu berupa laporan keuangan tahunan perusahaan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama rentang waktu 2021 hingga 2024. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 131 perusahaan..Melalui teknik purposive sampling, diperoleh 26 perusahaan sebagai sampel didalam penelitian. Penelitian ini sendiri menggunakan analisis regresi data panel sebagai teknik analisis data yang dibantu dengan aplikasi perangkat lunak E-views 12 Student Version Lite. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas modal, pertumbuhan penjualan, intensitas persediaan dan kompensasi rugi fiskal berpengaruh secara simultan terhadap agresivitas pajak. Intensitas modal, intensitas persediaan dan kompensasi rugi fiskal secara parsial tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak, sedangkan pertumbuhan penjualan secara parsial berpengaruh terhadap agresivitas pajak.
Copyrights © 2026